INDONESIAKININEWS.COM - Pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra membantah telah menerima pinangan dari kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Partai ...
INDONESIAKININEWS.COM - Pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra membantah telah menerima pinangan dari kubu Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.
Menurut dia, hingga saat ini belum ada pertemuan apapun antara pihaknya dengan pihak kubu KLB. Yusril mengatakan, pihaknya masih menunggu langkah pihak pengusung KLB saja.
Pernyataan itu ia sampaikan menanggapi rumor yang menyebut dirinya telah digandeng para pengusung KLB Sibolangit, Deli Serdang menjadi lawyer menghadapi gugatan dadi Partai Demokrat kubu AHY.
"Belum. Belum ada pertemuan antara saya dan para lawyers saya dengan PD versi KLB Sibol angit," kata Yusril kepada wartawan, Kamis (18/3/2021).
Dia menjelaskan, banyak rumor yang beredar di masyarakat bahwa dirinya sudah ditunjuk sebagai lawyer pihak pengusung KLB Demokrat.
Tetapi hingga kini dia belum menerima secara resmi niat pihak Joni Allen itu.
"Memang banyak rumor yang berkembang bahwa saya sudah ditunjuk menjadi lawyer PD versi KLB Sibolangit, tetapi penunjukan itu sebenarnya belum ada," ungkapnya.
Dia mengatakan, sejak awal penyelenggaraan KLB Demokrat, dirinya sudah meneliti aspek legal formalnya kegiatan itu. Termasuk juga keputusan politik yang diputuskan dalam forum KLB itu.
"Jadi kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dalam beberapa hari ke depan. Ketika KLB dilaksanakan, saya mulai mendalami aspek hukum KLB itu beserta keputusan-keputusanya," katanya.
Dia menegaskan sudah tahu aspek hukum kegiatan KLB Demokrat tersebut. Tetapi, hingga saat ini hanya sedikit yang dia sampaikan ke publik melalui media. Dia belum membuka secara detail aspek hukum yang dia maksudkan.
"Sementara ini saya menahan diri untuk mengemukakan pendapat saya mengenai masalah ini sambil mengamati perkembangannya dulu," ungkapnya.
S: Tribunnews