INDONESIAKININEWS.COM - Pegiat media sosial, Abu Janda menyindir ceramah pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) yang berbicara tentang ...
INDONESIAKININEWS.COM - Pegiat media sosial, Abu Janda menyindir ceramah pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) yang berbicara tentang pentingnya menjaga kedaulatan negara Republik Indonesia.
Lewat unggahannya di Instagram, Selasa 12 Januari 2021, Abu Janda menilai UAS tak layak ceramah soal politik dan kedaulatan negara.
Pasalnya, kata Abu Janda, UAS sendiri tak bisa menjaga keutuhan rumah tangganya.
“Ustadz-ustadz sekarang suka ceramah politik ngomong kedaulatan negara. Tapi kedaulatan rumah tangga sendiri tidak bisa dijaga. Kan Anjim,” tulis Abu Janda lewat poster yang diunggahnya.
Sindiran itu ditujukan pria bernama lengkap Permadi Arya ini kepada Ustadz Abdul Somad dimana sebelumnya beredar video ceramah UAS yang menyinggung soal kedaulatan NKRI.
Menarik untuk Anda:
Dalam video ceramahnya itu, UAS menyebut penemuan drone laut buatan China di perairan Indonesia merupakan ancaman bagi kedaulatan NKRI.
Menurut Abu Janda, masyarakat sudah tahu bahwa bangsa Indonesia saat ini tidak sedang dijajah oleh siapapun.
Oleh karenanya, kata Abu Janda, orang yang mengatakan Indonesia sedang dijajah China adalah orang-orang yang dijajah Arab.
“Orang-orang yang bilang negara ini ‘dijajah cina’ itu adalah orang-orang yang dijajah arab. Karena orang merdeka tau bangsa ini tidak sedang dijajah siapa-siapa. Ngerti Mad? Ustadzabdulsomad_official,” kata Abu Janda menandai Instagram Ustadz Abdul Somad.
Sebelumnya, Abu Janda lewat unggahannya di Instagra memposting sebuah video yang memperlihatkan pendakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) tengah ceramah dan menanggapi soal drone laut China yang masuk ke wilayah Indonesia.
Dilihat dari video ceramah Ustadz Somad yang dibagikan Abu Janda tersebut, terdengar suara UAS dengan lantang mengkritik adanya drone laut China yang masuk ke wilayah Indonesia.
“Untuk menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia supaya drone laut China tidak masuk ke tanah kita,” ujar UAS dalam video itu.
“Supaya negeri kita tidak dijajah sebagaimana dulu dijajah oleh Belanda dan Jepang. Itu tugas pokok mereka,” tegasnya.
Hal itu, kata UAS, ia sampaikan lantaran dirinya sangat mencintai negara Indonesia ini.
“Kita sama-sama cinta dengan negara ini. Saya Abdul Somad upload di internet, di radio,” ujarnya.
Diketahui, publik sempat dihebohkan dengan penemuan drone bawah laut di perairan Selayar, Sulawesi Selatan.
Meski belum ada negara yang mengklaim drone bawah laut itu, namun banyak pihak menduga drone bawah laut itu milik negara China, yang ketahuan beroperasi di perairan laut Indonesia.
Drone China tersebut ditemukan dalam kondisi tak beroperasi. Kendati demikian, drone itu diketahui memiliki fungsi layaknya mata-mata.
Drone tersebut berfungsi sebagai alat untuk merekam dan melihat wilayah dimana benda itu dioperasikan.
S:Makassar terkini