INDONESIAKININEWS.COM - Sebuah rekaman video sekumpulan orang yang sedang berebut uang beredar di media sosial. Salah satu akun yang meng...
INDONESIAKININEWS.COM - Sebuah rekaman video sekumpulan orang yang sedang berebut uang beredar di media sosial. Salah satu akun yang mengunggah video itu menulis hal tersebut terjadi saat pemilihan ketua RT di salah satu desa di Kabupaten Bogor.
"Menang dalam pemilihan RT... salahsatu calon terpilih merayakannya dengan menebar uang dan membuat kerumunan warga. Dalam caption video yang tersebar, ditulis uang yang disebar pecahan Rp 20 ribu. Diketahui pemilihan di Cilebut Barat, Sukaraja Kabupaten Bogor, Minggu 19 Juli 2020," tulis akun Bogor24jam pada Minggu (19/7/2020).
Hingga Selasa (21/7/2020) siang, rekaman video yang berdurasi 29 detik itu sudah diputar oleh lebih dari 5 ribu kali.
Dalam video tersebut, nampak seorang pria beberapa kali melemparkan uang kertas pecahan ke udara dan membiarkan uang tersebut berjatuhan ke arah warga yang sedang berkerumun. Saat itu juga warga langsung berebut mengambil uang yang berjatuhan sambil berteriak histeris. Beberapa lembar uang bahkan ada yang mendarat di atap rumah dan beberapa warga berupaya mengambilnya.
Lokasi pengambilan video diduga di lokasi penungutan suara pemilihan ketua RT setempat. Dalam video tersebut juga nampak meja dengan papan bertuliskan ketua dan anggota.
Ironisnya, banyak warga yang nampak dalam video tersebut tidak menggunakan masker dan tidak mempedulikam aturan menjaga jarak.
Tanggapan beragam juga diungkap oleh netizen di akun pengunggah. Beberapa akun menganggap tindakan penebar uang tersebut dianggap tidak mendidik bahkan mengkaitkannya dengan kondisi pandemi karena banyak warga yang tidak menggunakan masker. Namun beberapa akun lainnya menganggap menebar uang seperti itu adalah hal yang biasa-biasa saja karena dilakukan pasca pemungutan suara.
"Bujug daaah (bahasa betawi; ungkapan kaget) jadi RT nyebar duit apa lagi jadi anggota dpr niih," tulis akun @cing_kodir menanggapi unggahan video bogor24jam.
"Maaf gak mendidik kang..." tulis akun lainnya.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Ari Trisnowati Setioningsih membenarkan bahwa video tersebut memang terjadi di Kecamatan Sukaraja. Setelah dikonfirmasi, terungkap bahwa penebar uang bukan RT terpilih melainkan pendukungnya.
"Jadi sampai saat ini belum ada laporan ke Polsek Sukaraja, silakan apabila butuh kejelasan di lapangan langsung confirm ke kadesnya. Info dari Bhabin (Bhabinkamtibmas) bahwa yang menyebar uang bukan Ketua RT terpilih tetapi kakak iparnya," kata Kompol Ari dikonfirmasi detikcom. Uang yang ditebar pecahan Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.
S. Detik