INDONESIAKININEWS.COM - Salah satu orang dekat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Brigaldo Sinaga, merasakan ada yang berbeda dengan Ahok. ...
INDONESIAKININEWS.COM - Salah satu orang dekat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Brigaldo Sinaga, merasakan ada yang berbeda dengan Ahok.
Perasan berbeda itu dirasakan saat Ahok bertemu lagi dengan masyarakat setelah keluar dari penjara.
Kini kata Brigaldo, Ahok menjadi lebih penyabar.
Hal itu, kata Brigaldo ia lihat saat Ahok melayani fans-fansnya seusai keluar dari Rumah Duka Sentosa RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
“Apa yang berbeda dari @basukibtp ketika bertemu dengan warga DKI yang meminta foto selfie dengannya,” kata mantan tim kampanye Ahok di Pilkada DKI 2017 lalu itu di akun Instagramnya Senin (8/7/2019).
Saat keluar dari Rumah Sakit kata Brigaldo, Ahok langsung dicegat oleh ibu-ibu yang meminta foto bersama.
“Ahok dicegat. Ia tidak bisa berjalan menuju parkiran mobil. Ahok ditahan untuk berpoto bareng.
Saya yang melihat itu senyum-senyum saja. Daya tarik Ahok rupanya belum pudar,” ungkap Brigaldo.
Hampir puluhan orang kata Brigaldo yang saat itu meminta foto bersama dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Bahkan, ada yang meminta foto hingga berkali-kali karena tidak puas dengan hasil foto.
Momen itulah kata Brigaldo yang memperlihatkan sisi negatif Ahok yang mulai berubah.
Kini pria yang pernah dijerat pasal Penodaan Agama itu terlihat jauh lebih sabar.
“Kesabaran. Ya kesabaran. Ahok sudah lebih sabar melayani orang yang meminta berfoto dengannya,” kata Brigaldo.
Bahkan kata Brigaldo, Ahok rela memegangi handphone milik penggemarnya untuk foto bersama.
“Gesture, senyum dan mimik muka Ahok juga lebih luwes, rileks dan hangat. Tidak terkesan terburu-terburu lagi. Setelah puas, Ahok dengan santun berpamitan sama penggemarnya,” ungkapnya.
Dengan sifat Ahok yang berubah menjadi penyabar itu, Brigaldo pun yakin jika mantan Bupati Belitung Timur itu bisa berkancah di politik nasional.
Gebrak Meja 30 Kali
Sifat Ahok yang dikemukakan oleh Brigaldo jelas jauh berbeda dari sebelum Ahok divonis bersalah atas kasus Al-maidah yang menjeratnya.
Saat itu, Ahok dikenal sebagai Gubernur yang kerap emosi di depan media.
Kata-kata seperti pemahaman 'nenek lu' dan umpatan lain kerap dilemparkan Ahok bila ada jajarannya yang bekerja tidak sesuai harapan.
Kondisi Ahok saat ini berbeda.
Bahkan seperti dikutip dari Kontan Ahok sempat geram karena DPRD menganggap APBD yang diajukan DKI ke Kemendagri tidak sah karena tidak ada paraf Ketua DPRD selaku Ketua Badan Anggaran (Banggar).
"Makanya itu yang saya bilang, kalau kami bisa berantem dengan DPRD. Kalian masih ingat enggak, waktu tahun 2012, saya minta potongan (anggaran) dan saya pangkas, tiba-tiba sudah masuk ke Mendagri (APBD) dalam bentuk bukan versi saya, makanya sekarang saya paksa pakai e-budgeting," kata Basuki kesal menjawab pertanyaan wartawan, di Balai Kota, Rabu (11/2/).
Dikutip Kompas.com sikap Ahok ini diakui oleh mantan anggota DPR RI itu. Bahkan karena sikap emosinya ia pernah ditegur oleh Presiden Jokowi.
"Jadi, kalau biasanya gebuk meja sampai 30 kali, kalau bisa, ya tiga kali saja. Yang 27-nya lagi ditahan, ha-ha-ha," kata Ahok di Balaikota Jakarta, Rabu (26/3/2014).
sumber: tribunnews.com